Translate

Sabtu, 14 Maret 2020

KEJAHATAN WAHHABI SERTA BUKTI KEBENARAN HADITS NABI SAW

⚙️ KEJAHATAN WAHHABI SERTA BUKTI KEBENARAN HADITS NABI SAW ⚙️

🖊️ Diantara kejahatan yg dilakukan oleh Muhammad bin Abd Wahhab ialah menganggap keji org yg melakukan ziarah ke kubur Nabi saw serta melarang kaum muslimin untuk berziarah ke makam Rasulullah saw. Pernah saat satu kaum pergi melakukan ziarah ke makam Nabi saw, dan disaat perjalanan pulang mereka bertemu dengan Mohd bin Abd Wahhab di Dir'iyah, maka Mohd bin Abd Wahhab memerintahakan mereka untuk mencukur jenggot mereka sebagai bentuk penghinaan krn melakukan ziarah ke makam Nabi saw.

Dalam Hal ini Rasulullah saw pernah bersabda :
الفتنة من ههنا الفتنة من ههنا
"Fitnah akan muncul di sana, fitnah akan muncul disana"  seraya beliau menunjukkan tangannya ke arah Timur.

Rasulullah Saw juga bersabda:

يَخْرُجُ نَاسٌ مِنْ قِبَلِ الْمَشْرِقِ وَيَقْرَؤُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ، ثُمَّ لاَ يَعُودُونَ فِيهِ حَتَّى يَعُودَ السَّهْمُ إِلَى فُوقِهِ».
قِيلَ مَا سِيمَاهُمْ؟ قَالَ: «سِيمَاهُمُ التَّحْلِيقُ -أَوْ قَالَ- التَّسْبِيدُ».

“Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai melewati batas kerongkongan mereka. Mereka keluar dari agama Islam seperti anak panah tembus keluar dari badan binatang buruannya. Mereka tidak pernah kembali sampai anak panah bisa kembali ke busurnya. Ciri-ciri mereka adalah mencukur habis rambutnya atau gundul”.

Dalam riwayat yg lain ditambahkan

هُمْ شَرُّ اْلخَلْقِ وَ اْلخَلِيْقَةِ طُوْبَى لِمَنْ قَتَلَهُمْ وَ قَتَلُوْهُ، يَدْعُوْنَ اِلَى كِتَابِ اللهِ وَ لَيْسُوْا مِنْهُ فِيْ شَيْءٍ

Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluq maupun akhlaqnya. Beruntunglah orang yang membunuh mereka maupun yang dibunuh oleh mereka. Mereka itu (kelihatannya) mengajak kepada kitab Allah, padahal mereka itu sedikitpun tidak melaksanakannya

Rasulullah saw juga bersabda :

” اللهم بارك لنا في شامنا، اللهم بارك لنا في يمننا” . قال وفي نجدنا ؟ قال : ” اللهم بارك لنا في شأمنا، اللهم بارك لنا في يمننا، قالوا : وفي نجدنا ؟ فأظنه قال في الثالثة : ” هناك الزلازل والفتن وبها يطلع قرن الشيطان ”

"Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami"
Berkata mereka : "Pada Najd kami Ya Rasulullah",berkata Rasulullah : Ya Allah berilah keberkatan kepada negeri Syam kami, berilah keberkatan kepada negeri Yaman kami...Berkata mereka : "Pada Najd kami Ya Rasulullah"Berkata Rasulullah : Disana terdapat kegoncangan ( aqidah ) dan fitnah, dan disanalah terbitnya tanduk Syaitan".

Rasulullah juga bersabda:


يخرج ناس من المشرق يقرؤون القرآن لا يجاوز تراقيهم كلما قطع قرن نشأ قرن حتى يكون آخرهم مع المسيح الدجال

"Akan muncul sekelompok manusia dari arah timur Mereka membaca Al Qur’an, namun tak sampai melewati kerongkongannya, Tiap kali tanduk syetan ini dipotong, tumbuh tanduk lagi. Hingga yang terakhir dari golongan ini bersama Dajjal".



Dari seluruh hadis yg tersebut di atas, maka dapat kita fahami bahwa ciri ciri tersebut ada pada di kaum wahhabi yang berada di Timur Madinah.
Hal ini terbukti dari fatwa-fatwa sesat yg disampaikan oleh Mohd bin Abd Wahhab dengan menyuruh orang-orang yang mengikutinya untuk mencukur rambut mereka, Mohd bin Abd Wahhab juga menyuruh kaum wanita untuk mencukur rambut mereka.

Hal ini berkenaan dg hadis Nabi saw:


يخرج في آخر الزمان في بلد مسيلمة رجل يغيّر دين الإسلام

“ akan muncul di akhir zaman, di kampung Musailamah  seorang laki-laki yang merubah-rubah ajaran islam”.

Nabi saw juga bersabda:

سيظهر من نجد شيطان تتزلزل جزيرة العرب من فتنته

"Akan muncul dari Nejd  syetan yang akan mengguncang jazirah arab dengan fitnah".

🖊️ Kejahatan mereka yg selanjutnya ialah membakar kitab-kitab karangan ulama serta membunuh banyak ulama dengan menghalalkan darah dan harta mereka, tak cukup itu saja, mereka menghancurkan kubur para Auliya, melarang ummat membacakan Dalail Khairat, melarang berzikir, melarang pembacaan kisah maulid Nabi serta melarang ummat bershalawat kpd Nabi setelah Adzan, mereka membunuh orang-orang yg melakukan hal tersebut.
Mereka juga melarang ummat untuk berdoa setelah selesai shalat, serta mengkafirkan orang-orang yg bertawassul dg Nabi, Malaikat dan Auliya, mereka juga mengkafirkan org yg mengucapkan lafadh Maulana atau Saidina Kpd Rasulullah dan para Sahabat beliau serta Dzurriyat beliau.

🖊️ Dan kejahatan mereka yg paling keji ialah membunuh kaum muslimin disaat mereka memasuki Kota Thaif.
Mereka membunuh anak-anak dan orang yg sudah tua, mereka juga menyembelih anak kecil saat sedang minum susu di pangkuan ibunya.
Tak hanya sampai disana, mereka juga membunuh sekelompok kaum muslimin yg sedang membaca Alquran di dalam Mesjid, serta membunuh org-org yg sedang ruku' dan sujud saat sedang melaksanakan shalat.



Mereka juga mencampakkan kitab-kitab karya ulama seperti sahih bukhari, sahih muslim serta kitab2 hadis lainnya, tak luput mereka juga mencampakkan kitab2 yg lain.
Hal ini terjadi pada Tahun 1217 Hijriyah.



Sumber : KITAB AL FAJRUS SHADIQ hal 18-20
Karya Syaikh Afandi Shadiqi Az Zahawiy
MAKTABAH HAKIKAT KITABEVI

Jumat, 13 Maret 2020

SIAPAKAH WAHHABI ?



SIAPAKAH WAHHABI ????

🖊️ Wahhabi merupakan satu kelompok yang dinisbatkan kepada Muhammad bin Abdul Wahhab, yang mulai di populerkan pada Tahun 1143 H di Nejd, dan di bantu oleh Muhammad Bin Su'ud pemimpin Negeri Dir'i yakni Negerinya Musailamah Al-Kazzab.

🖊️ Muhammad Bin Abdul Wahhab lahir pada Tahun 1111 H dan meninggal di Tahun 1207 H.
Awalnya dia melanjutkan studi ke Makkah dan Madinah, dan saat di Madinah dia belajar kepada beberapa syaikh, diantaranya Syaikh Muhammad Bin Sulaiman Al-Kurdiy dan Syaikh Muhammad Hayah As-Sanadiy, namun para masyayikhnya memiliki firasat bahwa Muhammad bin Abdil Wahhab akan terpedaya dan akan celaka,  sehingga masyayikhnya mengatakan " Kelak Allah akan menyesatkannya dan akan banyak orang yang disesatkannya".
Firasat semacam ini juga dirasakan oleh ayahnya Syaikh Abdul Wahhab yg merupakan seorang Ulama besar mazhab Hambali bahwa anaknya itu akan mencelakakan ummat dan akan membuat kebathilan terhadap ummat ini.
Hal serupa juga dirasakan oleh abang kandungnya Syaikh Sulaiman bin Abdul Wahhab, sehingga beliau mengarang ribuan kitab untuk menolak faham adiknya yg sesat dan menyesatkan.



🖊️ Para ulama yg mengarang beberapa kitab menyebutkan bahwa, diantara hobi Muhammad bin Abdul Wahhab ialah membaca kisah-kisah orang yg mengaku dirinya sebagai Nabi, seperti kisah Musailamah Al Kazzab, Sujah, Aswad Al Ansi dan Tulaihah Al Asadiy dan kisah-kisah para munafiqun lainnya. Sehingga ada keinginan dalam dirinya ingin menda'wakan dirinya sebagai Nabi, namun hal itu tidak berani diungkapkannya. Maka oleh karena demikian dia mendirikan satu kelompok, yang mana pengikutnya yg berasal dari negerinya sendiri disebut sebagai kaum Anshar dan pengikut dari luar negeri disebut kaum Muhajirin.

🖊️ Diantara doktrin yang disampaikannya ialah, memerintahkan orang-orang yg telah menjadi pengikutnya untuk melaksakan ibadah haji kembali, krn ibadah haji sebelumnya tidak diterima sebab hidup dalam keadaan musyrik.

Dan diapun mengatakan kpd orang yg ingin menjadi pengikutnya untuk bersyahadat, diantara syadat yg dinyatakan ialah:
- Aku bersaksi kepada engkau bahwa sesungguhnya engkau adalah orang kafir
- Aku bersaksi kpd dua orang tuamu bahwa keduanya mati dalam keadaan kafir
- dan aku bersaksi bahwa ulama-ulama terdahulu semuanya kafir.
Jika orang yg ingin menjadi pengikutnya tersebut bersediat bersyahadat demikian maka dia akan diterima, tetapi jika tidak bersedia maka dia akan dibunuh.

🖊️ Diantara doktrinnya pula, dia mengkafirkan ummat yg hidup 600 Tahun sebelumnya dan mengkafirkan orang-orang yang tidak mau mengikutinya walaupun org tersebut adalah orang Islam yg bertaqwa kpd Allah, serta menghalalkan darah dan harta kaum muslimin yg tidak mau mengikutinya. Namun siapa saja yang mengikutinya maka akan dianggap sebagai orang yg beriman walaupun orang tersebut manusia paling fasiq di dunia ini..



Sumber:
KITAB AL-FAJRUS SHADIQ hal 15-16
Karya syaikh Afandi Shidqi Az Zahawi
MAKTABAH HAKIKAT KITABEVI ISTAMBUL TURKEY

Rabu, 27 Februari 2019

ABU HANIFAH SKAK MATT PENDETA YAHUDI/ATHEIS (induk Wahabi)

ABU HANIFAH SKAK MATT PENDETA YAHUDI/ATHEIS (induk Wahabi)

ABU HANIFAH "ALLAH ADA TANPA TEMPAT"


Oleh: Ujoeng Tumbak

Abu Hanifah merupakan sebuah kuniyah yg diberikan terhadap beliau.
Nama lengkap beliau ialah Nu'man bin Tsabit bin Marzuban, beliau berasal  dari Kota Kabul (ibu kota Afganistan sekarang). Kakeknya, Marzuban, memeluk Islam di masa Umar bin Khattab radhiallahu 'anhu , lalu hijrah dan menetap di Kufah.

Nah, berikut cerita saat beliau menerima tantangan debat dr seorang yg angkuh bernama DAHRI.

pada saat Abu hanifah Masih kecil terjadila sebuah peristiwa syubhat yang menyangkut masalah Aqidah (Tauhid).

Pada suatu hari, seorang pendeta yahudi datang ke wilayah syeikh HIMAD yakni gurunya Abu hanifah yang berada di wilayah baghdad, yang tujuannya ialah mencari seorang ulama yang bisa berhujjah dengannya, krn menurut riwayat dia telah mengalahkan seluruh ulama saat berhujjah dengannya.

Kemudian dahri bertanya kepada penduduk desa, adakah disini seorang ulama yg bisa mengalahkan hujjahku? Maka jawab penduduk desa ada, beliau adalah HIMAD, kemudian Dahri mengatakan kepada khalifah negri itu agar mengajak himad berdebat dengannya di sebuah mesjid dan khalifahpun menyampaikan hal tersebut kpd Himad, namun syeikh himad menangguhkannya agar debat tidak berlangsung pada malam itu.

Kemudian esok paginya datanglah Abu hanifah ketempat gurunya (Syeikh Himad), dan beliau melihat gurunya sedang berdukacita seraya beliau bertanya, apa yg menyebabkanmu berdukacita duhai guru??

Syeikh Himad: khalifah menyuruhku agar aku berhujjah dg Dahri padahal tadi malam aku bermimpi kalau aku melihat satu desa yg didalam desa tersebut terdapat sebatang pohon yg memiliki buah yg sangat banyak, kemudian muncul seekor babi dan memakan buah dan daun pohon tersebut bahkan cabang2 pohon ikut di makannya, tiba2 dalam pohon tersebut keluar se ekor harimau yang kemudian membunuh babi itu.

Abu hanifah : Allah telah menganugerahkan kpdku ilmu tafsir mimpi, bahwa mimpi itu baik bagi kita dan jahat bagi musuh kita, izinkanlah aku mentafsirkannya jika engkau berkenan wahai guru.

Syeikh himad: silahkan wahai Nu'man.

Abu hanifah: desa yg ada dalam mimpimu merupakan agama ISLAM, pohon besar didalamnya merupakan dirimu, babi yg memakan buahnya adalah Dahri dan harimau yg keluar dr pohon adalah aku.
Berangkatlah, saya akan turut menemani Tuan Guru. Dengan berkat cita2 Tuan Guru, saya akan patahkan hujahnya.”

Sheikh Hammad gembira dengan kata-kata Imam Abu Hanifah itu, lalu pergi bersama ke Masjid Jami’ Baghdad. Kemudian, Khalifah tiba di samping orang telah berkumpul di sana. Si Dahri datang dan terus naik ke mimbar serta bertanya:

“Siapakah di kalangan kamu yang akan menjawab soalan-soalanku?”

Imam Abu Hanifah menjawab: “Nyatakan saja pertanyaanmu, orang yang tahu akan menjawabnya.”

Si Dahri: “Siapakah engkau ini, wahai anak kecil? Engkau bercakap denganku sedangkan orang-orang yang ada kemegahan, orang tua, berserban besar, berpakaian dg berlengan baju yang luas tidak mampu berdebat denganku. Sedangkan kamu yang masih kecil, masih mentah.”

Imam Abu Hanifah: “Allah Taala tidak memberikan ketinggian dan kebesaran kepada orang yang berserban besar, berpakaian penuh kemegahan dan berlengan baju yang luas, tetapi Allah memberi kepada para ulama seperti firman-Nya, bermaksud:

Dan Allah memberikan kepada orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa darjat.    (Surah Al-Mujadalah :11)

Si Dahri: “Engkaukah yang akan menjawab soalan-soalanku?”

Imam Abu Hanifah: “Aku akan menjawab dengan taufiq Allah.”

Si Dahri pun mula bertanya: “Adakah Allah itu wujud?”

Imam Abu Hanifah: “Ya.”

Si Dahri: “Di mana?”

Imam Abu Hanifah: “Allah tidak bertempat.”

Si Dahri: “Bagaimana mungkin Dia wujud tapi tidak bertempat?”

Imam Abu Hanifah: “Dalilnya ada pada diri anda.”

Si Dahri: “Mana dia?”

Imam Abu Hanifah: “Bukankah kamu mempunyai nyawa?”

Si Dahri: “Memang.”

Imam Abu Hanifah: “Di manakah tempat nyawa atau roh kamu itu? Di kepala kamukah? Atau di perut kamu? Atau di kaki kamu?”

Si Dahri tercengang-cengang tidak tahu jawab. Kemudian Imam Abu Hanifah menyebutkan pula tentang air susu dengan mengatakan:

“Bukankah air susu itu mempunyai lemak?”

Si Dahri: “Ya.”

Imam Abu Hanifah: “Di manakah terletaknya lemak itu di dalam susu? Adakah di sebelah atas atau di sebelah bawah?”

Sekali lagi Si Dahri tidak dapat menjawab.

 Imam Abu Hanifah menambah: “Sebagaimana roh juga tidak bertempat di dalam tubuh, lemak tidak bertempat di dalam susu, maka Allah juga tidak bertempat di alam ini.”

Si Dahri menyoal lagi: “Apa yang ada sebelum Allah dan apa yang ada setelahNya?”

Imam Abu Hanifah: “Tiada sesuatu sebelum Allah dan tiada sesiapa setelahNya.”

Si Dahri: “Bagaimana dapat memahami tiada sesuatu yang mendahului yang wujud dan tiada sesuatu setelahnya?”

Imam Abu Hanifah: “Buktinya ada pada anggota badanmu.”

Si Dahri: “Apa dia?”

Imam Abu Hanifah: “Tiada sesuatu pun yang mendahului ibu jari tanganmu. Dan tiada sesuatu pun yang ada setelah jari kelingkingmu. Begitu jugalah dengan Allah Taala. Tiada sesuatu sebelum-Nya dan tiada sesuatu setelah-Nya.”

Si Dahri: “Ada satu lagi soalan yang ingin aku tanyakan.”

Imam Abu Hanifah: “Kemukakanlah, Insya Allah aku akan menjawabnya.”

Si Dahri: “Apakah yang dilakukan oleh Allah sekarang?”

Imam Abu Hanifah: “Cara engkau bertanya tidak benar. Sepatutnya orang yang menjawab mesti berada di mimbar dan orang yang bertanya berada di bawah. Aku akan menjawab jika aku berada di mimbar dan engkau turun ke bawah.”

Si Dahri pun turun, Imam Abu Hanifah naik ke atas mimbar. Setelah beliau duduk, si Dahri itu pun bertanyakan soalan tadi.

Imam Abu Hanifah menjawab: “Inilah yang Allah Taala lakukan sekarang. Dia menurunkan yang batil seperti kamu dari atas ke bawah dan menaikkan yang hak sebagaimana aku dari bawah ke atas.”

Si Dahri dikalahkan opeh abu hanifah.
Bergema seluruh kota Baghdad dengan takbir 'ALLHU AKBAR' diatas kemenangan Imam Abu Hanifah. Sejak itu nama Imam Abu Hanifah harum sebgai ilmuan Islam walau pada usia yang sangat muda.

Sumber: kitab 'AQIDATUN NAJIN

Sabtu, 23 Februari 2019

BAG VII CABANG SYI'AH IMAMIYAH (Al Baqiriyah)

BAG VII
CABANG SYI'AH IMAMIYAH 

Oleh Ujoeng Tumbak

3. Baqiriyah

Sekte ini adalah mereka yg menetapkan imamah hanya sampai kepada Muhammad bin Ali, atau lebih dikenal dg nama AL-BAQIR. Nama lengkap beliau adalah Muhammad Baqir bin Ali bin Husain Bin Ali Bin Abi Thalib.




Menurut mereka, tampuk kepemimpinan setelah Saidina Ali diserahkan kpd putranya Hasan dan Hasan menyerahkannya kpd Husain kemudian Husain menyerahkan kpd Ali, dan Ali menyerahkan kpd Muhammad Al baqir.

Dalam dakwaan mereka, bahwa muhammad Albaqir inilah Imam Mahdi yg di tunggu2 ummat. Hal ini krn mereka berpedoman kpd perkataan Nabi terhadap Jabir  bin Abdillah Al Anshariy " sesungguhnya kau akan berjumpa dengannya, jika kau berjumpa maka bacakan salamku untuknya".

Jabir merupakan seorang Sahabat Nabi yg meninggal di Madinah, pada akhir hidupnya jabir buta matanya, dan beliau berjalan-jalan di Madinah seraya mengatakan "ya Baqir ya Baqir kapan engkau akan berjumpa denganku?".
Maka pada suatu hari di madinah,  lewat seorang budak kecil, maka beliau bertanya kpd akan kecil tersebut: " siapakah ini? Maka anak kecil tadi berkata " ini adalah Muhammad Albaqir bin Ali bin Husain Bin Ali bin Abi Thalib, maka jabir memeluknya dan berkata " wahai anakku, kakekmu Rasulullah mengucapkan Salam untukmu, kemudian jabirpun meninggal dunia pada malam itu.

Maka dari kisah diatas yakni Rasulullah mengirim salam kpd Al Baqir, para sekte Baqiriyah menjadikan hal ini sebagai dalil jika Albaqir adalah Almahdi yg ditunggu tunggu.

Kami katakan (pengarang kitab Alfarqu Bainal Firaq) Rasulullah juga mengirim salam kepada Saidina Ali dan saidina Umar,  Namun pengiriman salam tersebut tidak bisa dijadikan bukti jika itu adalah Almahdi.

Dalam faham mereka Albaqir masih hidup sampai sekarang.
Padahal sebagaimana telah masyhur riwayat jika Muhammad Albaqir telah meninggal sebagaimana masyhur riwayat meninggalnya Uwais Al Qaraniy di Siffain

Nama Lengkap Uwais ialah Uwais bin 'Amir Alqaraniy beliau adalah seorang ahli ibadah lagi zuhud.

Maka jauhilah sekte ini, krn sebenarnya Muhammad Al Baqir sendiri berlepas diri dari mereka.




Sebelumnya

Jumat, 22 Februari 2019

BAG VI CABANG SYI'AH IMAMIYAH (Muhammadiyah)

BAG VI
CABANG SYI'AH IMAMIYAH

Oleh: Ujoeng Tumbak

2. Muhammadiyah
Cabang syi'ah imamiyah dr sekte ini adalah mereka yg menunggu kehadiran Muhammad bin Abdullah bin hasan bin hasan bin Ali bin Abi thalib (almahdi).




Dalam anggapan sekte ini, almahdi mereka sudah lahir pada pertengahan abad ke 2 hijriah (sekitar tahun 150 h) dan dalam anggapan mereka beliau masih hidup sampai sekarang jika di perkirakan maka umur imam mahdi mereka telah mencapai 1250 tahun.. dan beliau sekarang berada di gunung hajir kawasan nejd, beliau akan keluar pada saatnya.

Kata Al mughirah bin sa'id al 'ijliy saat muhammad bin abdillah bin hasan bin hasan bin Ali bin abi thalib keluar, maka pertama kali beliau akan menguasai madinah, selanjutnya makkah kemudian menguasai saudaranya ibrahim bin abdillah di bashrah.
 Kemudian juga menguasai saudaranya yg ke tiga idris bin abdillah di kawasan maghrib.

Tentunya ini sangat melenceng dr faham ahlussunnah wal jama'ah tentang imam mahdi.




Padahal sebenarnya, muhammad bin abdillah, ibrahim bin abdillah, idris bin Abdillah dan Abdillah sendiri sudah meninggal dunia.

Hal ini karena khalifah mansur memerintahkan isa bin musa untuk memerangi mereka, maka muhammad bin Abdillah dibunuh di madinah, ibrahim bin abdillah di bunuh di bab Hamrain (16 farsakh dr kufah), idris bin abdillah meninggal di wilayah timur dan abdillah sendiri dikuburkan di Qadisiyah.



Maka tatkala meninggal Muhammad bin Abdillah

Maka mughaiyirah terpecah menjadi 2 kelompok:

1. Mereka mengakui kematian muhammad bin abdillah yg kemudian berbaiat kpd mughirah bin sa'id al ijliy.

2. Mereka tidak mengakui kematian muhammad bin abdillah, hanya saja  dia menghilang dr penglihatan manusia dan akan keluar pada saatnya. Yang namun kelompok ini juga ikot mugirah untuk sementara waktu.

Dalam sekte Muhammadiyah ini, ada seorang bernama Jabir bin Yazid Al Ju'fa, inilah orang yg mengatakan "orang yg telah meninggal akan kembali ke dunia ini sebelum qiyamat". Dg makna, walaupun muhammad bin abdillah sudah meninggal kelakakan hidup kembali.

Ashab kelompok ini mengatakan:
"Yg dibunuh di madinah bukanlah muhammad bin abdillah, tetapi satu syaithan yg menyerupai manusia (muhammad bin abdillah) dan syithan itulah yg dibunuh, begitupula yg dibunuh dikarbala bukan husaein tetapi syaithan yg menyerupainya".


Sebelumnya

Selanjutnya


Rabu, 20 Februari 2019

BAG V CABANG SYI'AH IMAMIYAH (Kamiliyah)

BAG V
CABANG SYI'AH IMAMIYAH (Kamiliyah)

Oleh: Ujoeng Tumbak

Firqah syi'ah yg selanjutnya ialah
Syi'ah Imamiyah, syi'ah imamiyah berbeda dg syi'ah zaidiyah, kaisaniyah dan ghulat sabaiyah.

Sebagaimana telah tersebut pada Bag I jika Syi'ah imamiyah ini memiliki 15 cabang. Lihat disini https://safwatillah.blogspot.com/2019/02/sekte-rafidhah-cabang-cabangnya.html?m=1


Maka cabang syiah imamiyah yg pertama.
1. Kamiliyah

Sekte ini mengikuti seorang lelaki bernama Abi Kamil dr kalangan Rafidhah. Abi Kamil ini mendakwakan jika semua sahabat Nabi yg tidak berbaiat kpd Ali maka mereka kafir. Dan Saidina Ali juga kafir krn tidak membunuh sahabat yg tidak berbaiat kpdnya.



Salam sekte ini ada seorang yg bernama Basyar bin Barad,  dialah yg memuji muji dan mengagung-agungkan Washil Bin 'Atha' dr pada Khalid bin Shafwan, Syabib bin Syaibah & Al Fadhal bin Isa.
Ada yg bertanya kpd Basyar bin Barad, bagaimana pendapatmu terhadap para Sahabt Nabi?, dia menjawab bahwa mereka Kafir,
Dan bagaimana pandanganmu kpd Ali? Dia menjawab bahwa juga kafir.

Para Ashab Maqalat berkesimpulan bahwa dalam hal basyar dan sekte kamiliyah  mengkafirkan para sahabat dan Ali, maka pada mereka terhimpun dua perkaan/fatwa mereka yg sesat dan menyesatkan..
a. Bahwa sebelum hari kiamat maka manusia akan kembali ke dunia ini. 
b. Bahwa mereka membenarkan pendapat iblis yg mengatakan jika neraka terlebih baik dr pd dunia.. 




Hal ini terdapat dan syair Basyar sebagaimana yg tertulis
" Dunia sebuah kegelapan dan neraka sebuah cahaya * saat neraka ada maka saat itulah disembah"

Namun syair basyar ini sudah dibantah dg qasidah yg disampaikan oleh Safwan Al Ansariy.
"Engkau mengatakan jika neraka lebih mulia * namun engkau sendiri hidup di dunia

Hingga seterusnya....



Menurut pendapat Abdul Qahir,,
Sekte kamiliyah ini dianggap kafir dr dua perkara:

1. Krn mereka mengkafirkan Sahabat Nabi tanpa pengecualian.

2. Krn dalam aqidah mereka beranggapan bahwa Neraka lebih Mulia dr Dunia


Sebelumnya

Selanjutnya



Selasa, 19 Februari 2019

BAG IV CABANG SYI'AH ZAIDIYAH (Butriyah)

BAG IV CABANG SYI'AH ZAIDIYAH (Butriyah)

Oleh: Ujoeng Tumbak

3. Butriyah

Cabang ke 3 dr syi'ah zaidiyah ialah sekte Butriyah.

Kelompok ini memiliki 2 pempimpin/pelopor. Satu pihak mereka mengikuti Hasan bin Salih bin Hayy, dan yg lainnya mengikuti Annawa' atau lebih di kenal Butriyah.



Dalam hal kepemimpinan Abu bakar dan Umar, kelompok ini memiliki pemahan yg sama dg kelompok sulaimaniyah sebagaimana tersebut di atas.
Sedangkan dalam hal saidina Usman kelompok ini tidak mencela beliau, maka dalam faham ahlussunnah, kelompok ini lebih baik dr kelompok sulaimaniyah..

Hal ini terbukti dr periwayatan hadis oleh imam muslim dalam kitab shahih muslim dr hasan bin salih bin hayy. 

Begitu pula imam bukhari yg mencatatnya dal kitab beliau At Tarikh Al Kabir. Yg namun beliau tidak mencantumkannya dalam kitab sahih bukhari.

Abdul Qahir mengatakan, bahwa kelompok sulaimaniyah dan buthriyah mengkafirkan kelompok jarudiyah (cabang zaidiyah pertama) krn mereka mengkafirkan Abu bakar dan Umar, begitu pula sebaliknya, jarudiyah mengkafirkan sulaimaniyah fan butriyah krn 2 kelompok ini tidak mengkafirkan Abu bakar dan Umar.

Imam Ahlussunnah Abu Hasan Al Asy'ari meriwayatkan Dalam maqalat beliau firqah zaidiyah bahwa mereka juga dinamakan yaqubiyab, krn mereka mengikuti ya'qub, mereka mengakui kepemimpinan abu bakar dan umar, namun mereka tidak membela abu bakar dan umar.

menurut pendapat Abdul Qahir, bahwa 3 cabang zaidiyah yg telah disebutkan merupakan pelaku dosa besar yg kekal dalam Neraka ,maka dalam hal ini beliau tidak mengkafirkan syi'ah zaidiyah, hal ini seperti khawarij.




Adapun penamaan mereka kpd ZAIDIYAH krn mereka berimamah kpd zaid bin Ali bin Hasan Bin Ali bin Abi Thalib pada masa itu,  dan setelahnya mereka berimamah kpd anaknya yahya bin zaid.

Zaid bin Ali pada masa itu di ikuti sebanyak 15.000 lelaki kufah,


Maka manakala terjadi peperangn antara zaid bin Ali dg Yusuf bin Umar As Saqafi (abu ya'qub).

Penduduk kufah tersebut berkata kpd zaid bin Ali, kami akan menolongmu jika engkau mau mengakui bahwa Abu Bakar As Siddiq dan Umar bin Khatthab merupakan org yg mendzalimi kakekmu Ali bin Abi Thalib.

Beliau menjawab, aku tidak akan mengatakan sesuatupun kecuali itu sebuah kebaikan, dan aku tidak pernah mendengar jika bapakku mengatakan suatu keburukan melainkan itu sebuah kebaikan  ( tidak pernah mencela mereka), hanya sanya aku keluar dr bani Umayyah kern pasukannya membunuh kakekku Husain.

Sebelumnya

Selanjutnya

Senin, 18 Februari 2019

BAG III CABANG SYI'AH ZAIDIYAH (Sulaimaniyah)

BAG III CABANG SYI'AH ZAIDIYAH (Sulaimaniyah)

Oleh: Ujoeng Tumbak

2. Sulaimaniyah/ Jaririyah

Cabang syi'ah zaidiyah yg ke dua ialah sulaimaniyah atau juga di kenal dg nama jaririyah.

Kelompok didirikan oleh Sulaiman bin Jarir Az Zaidiy, dialah org yg mengatakan jika aimmah itu melalui jalan syura (pemilihan).  Dan dewan pemilihan haruslah  2 orang dr pilihan ummat.

Maka kelompok ini mengakui kepemimpinan Abu Bakar dan Umar bin Khattab, namun mereka mengatakan jika yg berbaiat kpd abu bakar dan umar tidak baik, krn pemimpin yg sebenarnya ialah saidna Ali.



Namun dalam Hal kepemimpinan, pendiri kelompok ini dan pengikutnya mengkafirkan Saidina Usman (khalifah ke 3).

Maka oleh karena demikian, Ahlussunnah waljama'ah mengkafirkan sulaiman bin jarir krn dia mengkafirkan saidina Usman.

Hal ini krn adanya pendapat ulama Ahlussunnah bg yg mengkafirkan khalifah yg 4 maka di hukumi kafir.



Sebelumnya
https://safwatillah.blogspot.com/2019/02/bag-ii-syiah-zaidiyah-jarudiyah.html?m=1

Selanjutnya
https://safwatillah.blogspot.com/2019/02/bag-iv-syiah-zaidiyah-cabangnya.html?m=1

Sabtu, 16 Februari 2019

BAG II CABANG SYI'AH ZAIDIYAH (Jarudiyah)

BAG II CABANG SYI'AH ZAIDIYAH (Jarudiyah)

Oleh Safwatillah Al Asyi

Sebagai mana pada BAG I, jika syi'ah pada dasarnya ialah Rafidhah Ghulat Sabaiyah.

Kemudian dr Rafidhah ini terpecah menjadi ZAIDIYAH.
maka dr Zaidiyah ini terdapat 3 sekte.

1. Jarudiyah

Maka jika kita himpun cabang ini bernama SYI'AH ZAIDIYAH JARUDIYAH.

Jarudiyah ini ialah pengikut ABI JARUD ZIYAD BIN ABI ZIYAD, abi jarud ini merupakan Imam Baqir Sarkhub. Dan beliau berfatwa jika syaitan itu menetap di laut.

Namun menurut Ibnu Hajar, Abi ziyad ini bernama Ziyad bin manzur Al hamdani ada yg mengatakan Al hindiy.

Diantara pemahaman sekte jarudiyah ini ialah:

➡️Nabi saw menyerahkan imamah kpd Saidina Ali, dg makna setelah Rasul wafat Saidina Ali lah yg berhak menjadi Imamah/khalifah.

➡️Sahabat yg tidak mengakui/berbaiat kpd S Ali mereka dihukumi Kafir.

➡️ imamah sesudah S Ali ialah Putra beliau Hasan dan setelah S Hasan maka saudaranya S Husain .
S Hasan dan S husein merupakan cucu Rasulullah dr putri beliau sayidah Fathimah.

Saidina Hasan meninggal pada Tahun 49 hijriyah dan saidina Husain meninggal di karbala pd tahun 1 hijriyah.



Pada permasalahan Imamah setelah Ali, mereka berbeda pendapat dalam dua kubu.

Kubu pertama mengatakan:
S. Ali menyerahkan imamah kpd s. Hasan dan beliau serahkan kpd seudaranya s. Husain dan selanjutnya imamah di serahkan kpd putra2 s. Hasan dan husain yg lebih terkenal ke alimannya dan menyeru kpd agama.

Kubu kedua mengatakan:
Bahwa imamah setelah Ali ialah hasan dan setelah hasan ialah husein tanpa penyerahan.


Sekte Jarudiyah ini juga berselisih faham dalam hal Imam Mahdi,
Diantara selisih faham tersebut;
➡️bahwa imam mahdi itu tidak terkhusus kpd satu org saja, yg mana setiap yg menyeru kpd kebaikan dan dia keturunan s. Hasan dan husain, maka dia adalah imam mahdi.

➡️bahwa imam mahdi terkhusus kpd Muhammad bin Abdullah bin hasan bin hasan bin Ali bin abi thalib, beliau belum meninggal, kelak beliaulah yg menjadi alhmahdi yg ditunggu2 ummat.



➡️bahwa imam mahdi terkhusus Abu ja'far, yg bernama Muhammad bin Qasim bin bin Ali bin Umar bin husain as sibt,
Sedangkan ibu beliau bernama safiyah binti musa bin umar bin ali bin husain as sibt.
Abu ja'far ini lahir di khurasan di desa Thaliqan.
Dan beliau masih hidup sampai sekarang.

➡️bahwa imam mahdi terkhusus muhammad bin umar, ada yg mengatakan namanya Yahya bin umar bin yahya bin husain bin zaid bin ali bin husain bin ali bin abi thalib, dan dalam faham mereka juga masih hidup sampai sekarang.

Inilah pemahaman sekte Jarudiyah,, secara garis besar, sekte jarudiyah ini mengkafirkan Sahabat Rasulullah, lebih2 saidina Abu bakar, umar dan usman.

Maka menurut jumhur ulama, sekte ini dihukumi KAFIR.


Halaman sebelumnya
https://safwatillah.blogspot.com/2019/02/sekte-rafidhah-cabang-cabangnya.html?m=1

Selanjutnya
https://safwatillah.blogspot.com/2019/02/bag-iii-syiah-zidiyah-cabangnya.html?m=1

HADIS YANG DI RIWAYAT WAHABI MENJADI HADIS DHAIF



RIJALUL HADIS / TARIKH AR RUWAH

berbicara tentang sahih dan dhaifnya sebuah hadis ialah dg mengetahui perawi hadis.

Dalam artian mengenal riwayat perawi hadis. Maka perawi ialah sanad hadis.

Sanad jalan yg menghubungkan kepada matan, atau susunan para perawi yg menghubungkan ke matan.

Inilah yg menarik bagi saya, krn selama ini maraknya org2 yg selalu meneriakkan untuk mengambil hukum langsung dr Alquran dan Hadis.

Jika demikian, timbul pertanyaan.

Bagaimana hadis yg diriwayatkan oleh ARMUSALLI (FARHAN), FIRANDA, JAWAS DLL???

maka mari kita lihat dulu syarat yg harus di lengkapi oleh seorang perawi.

🔔 Maka disini saya akan membahas tentang ilmu JARH WA TA'DIL, yakni ilmu yg membahas tentang diterima dan ditolaknya sebuah hadis...

Atau lebih tepatnya ilmu untuk mengetahui hadis tersebut sahih atau dhaif atau lainnya.

Hal ini krn jika kita lihat dr segi maknanya jarh berarti cacat dan ta'dil berarti keadilan (terpercaya)

Lebih tepatnya membongkar kedok perawi, baik kah dia atau tidak.

Maka oleh krn demikian, berikut ini syarat dalam jarh wa ta'dil
1. Berilmu pengetahuan
2. Takwa
3. Wara’ (orang yang selalu menjauhi perbuatan maksiat, syubhat, dosa kecil, dan makruhat)
4. Jujur
5. Menjauhi fanatik golongan
6. Mengetahui sebab-sebab menta’dil dan mentajrih

🔔 Maka oleh krn demikian ilmu pengetahuan lebih di utamakan terkhusus tentang ilmu hadis..
 Jika kita lihat org seperti farhan, jawas, firanda dll bukanlah org yg faham agama terlebih dalam hal ilmu hadis, maka syarat pertama cacat.

Selanjutnya taqwa dan wara' bisakah org seperti mereka disebut sbg org yg bertaqwa dan wara' justru yg saya lihat mereka adalah pelaku maksiat diantaranya membuat fitnah, mencaci ulama bahkan mensyirikkan serta mengkafirkan muslim lainnya.

Selanjutnya jujur, hal ini tentunya sangat jauh dr kepribadian mereka buktinya firanda aja di gelar AL KAZZAB 🤣🤣🤣🤣

kemudian tidak fanatik golongan,, sebagaimana anda tahu dalam pandangan mereka, org2 diluar kelompok mereka dianggap kafir dan syirik bahkan di anggap ahli neraka..

✍️ Maka kesimpulannya, seluruh syarat tidak terpenuhi,, oleh krn demikian

HADIS YG DIBAWAKAN OLEH WAHABI SEMUANYA DHAIF, hal ini krn tidak mencakupi syarat jarh wa ta'dil.

👂 Ana kasih satu bocoran ya,, tp jangan kasih tau mereka..

Menurut penyampaian para Alim Ulama, org2 terpercaya,  jika ALBANI itu orgnya gagap dan gagap itu membawaki kpd kesalahan matan hadis hal ini juga menyebabkan lemahnya sebuah hadis dan albani itu orgnya pelupa dan sering terjadi tanaqudh (perbedaan PENJELASAN hadis) terkadang dikatakan sahih terkadang dikatan dhaif, hal ini seperti tersebut dalam kitab TANAQUDH ALBANI...

Maka hadis yg diriwayat ALBANI juga tergolong hadis DHAIF..



NEJD ADALAH RIYADH

WAHABI MALU MENGAKU NEJD SBG TANDUK SETAN

Saking takutnya daerah (negara) mereka tersebut sebagai tanduk setan, mereka Mencari cara agar yg dimaksud dalam hadis adalah iraq.

Mereka selalu mengatakan agar tidak berdusta atas nama Rasulullah,, tetapi mereka justru berdusta diatas kalam rasulillah,, bukankah itu namanya munafiq???

mari kita lihat hadis tentang nejd tanduk setan.

عَن ْ ابْنِ عُمَرَ ، أَن َّ رَسُوْ لَ اللهِ قَالَ : اللَّھُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَ فِي یَمَنِنَا، قَالَ ، قَالُوا: وَ فِي نَج ْ دِنَا یَارَ سُوْ لَ اللهِ، قَالَ، قَالَ : اللَّھُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَاوَ فِي یَمَنِنَا، قَالَ ، قَالُوا: وَ فِي نَج ْ دِنَا یَا رَ سُو ْ لَ اللهِ،قَالَ، قَالَ : ھُنَاكَ الزَّلاَزِلُ ( وَ الْفِتَن ُ ، وَ بِھَا یَطْلُعُ قَرْ ن ُ الشَّیْطَانِ .

“Dari Ibn Umar, bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.” Mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” Beliau menjawab: “Ya Allah berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.” Mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” Beliau menjawab: “Di Najd itu tempatnya segala kegoncangan dan berbagai macam fitnah. Dan di sana akan lahir tanduk (generasi pengikut) syetan.”

hal ini krn banyaknya hadis yg menyebutkan tanduk setan berada dr arah timur.

Disisi lain mereka mengatakan nejd itu adalah sebuah pegunungan di iraq..

Namun lupakah mereka dg hadis MIQAT (niat haji) bg org nejd itu di QARN MANAZIL (as sail sekarang) yg terletak di riyadh..

Logikanya, jika nejd itu dataran tinggi di iraq,, bagaimana mereka pergi haji melalui riyadh??
Krn iraq berada di utara dan riyadh berada di timur,, mungkinkah mereka harus berputar lewat riyadh,, ?? Bukankah lewat syam dan madinah juga bisa sampai ke mekkah???

Ingatlah tipu daya kaum wahabi, yg merobah segalanya demi tercapainya hawa nafsu dan demi menutupi kesesatan mereka,

Dalam hadis ini wahabi menipu org dg merobah
ARAH
DAN PEMAHAMAN yg sebenarnya.

Lihatlah peta ini

Wilayah iraq berada di UTARA
wilayah yaman berada di SELATAN
dan nejd (riyadh sekarang) di TIMUR
Baik timur makkah maupun timur madinah


AQIDAH IBNU TAYMIYAH

🎆AQIDAH IBNU TAIMIYAH DAN MUHAMMAD BIN ABDIL WAHHAB🎆

Oleh Syaikh Abdis Salam Muhammad-Mesir

🔔 Kami mendapati jika aqidah Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab tidak sesuai dg Alquran dan sunnah serta penafsiran para Sahabat.

Hal ini krn mereka menafsirkan Alquran secara Dzahiriyah tidak melalui penafsiran para sahabat Rasulullah.

✍️ Dan org2 yg membaca pendapat (kitab2 mereka) dan kitab murid mereka, maka adalah mereka itu dr kalangan MUJASSIMAH.

Hal ini krn mereka mengatakan Allah memiliki Wajah, kaki, jemari, mata dan pelupuk mata, duduk di atas kursi, bentuk Nabi Adam seperti bentuk Allah. Ini semua merupakan tajsim (mengatakan Allah bertubuh/beranggota badan).

Tentunya itu semua krn mereka tidak memahami HAKIKAT dan MAJAZ yg terkandung dalam Alquran dan Hadis, dalam artian mereka memahami Alquran dan hadis secara dzahir lughat Arab, tanpa mendalami kaidah2 yg terkandung dalam lughat arab.


MEMPERTAHANKAN CADAR WALAU NYAWA JADI TARUHAN

Namanya SAMAH MUBAARAK
Dia adalah gadis berumur 16 tahun yg sudah khatam hafal alquran.

Dia adalah penghafal terbaik krn berhasil mendapatkan hadia Umrah. Namun hal yg memilukan terjadi saat dia berhadapan dg tentara zionis.

Dia gadis perindu syurga.
Buktinya dia rela jika peluru menembus tubuhnya demi mempertahankan CADAR yg dipakainya disaat tentara zionis menyuruhnya membuka cadar.

Bagaimana dg gadismu?
Sudahkah mereka bercadar?
Jika sudah, siapkah mereka mepertahankannya hingga ajal menjemputnya?

Semoga Allah mematikan kita dalam islam

الهى لست للفردوس اهلا * ولا اقوى على نار الجحيم

فهب لى توبة واغفر ذنوبى * فإنك غافر الذنب العظيم


AMALAN AGAR SELAMAT IMAN KETIKA SAKARATUL MAUT



🔔 FAEDAH🔔

فائدة
عن سيدى عبد الوهاب الشعرانى نفعنا الله به
أن من واظب على قراءة هذين البيتين فى كل يوم جمعة توفاه الله على الإسلام من غير شك. وهما:

إِلَهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً  *  وَلاَ أَقْوَى عَلىَ نَارِ الْجَحِيْمِ

فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبيِ  *  فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيْمِ

ونقل عن بعضهم انها تقرأ خمس مرات بعد الجمعة

Dari Sayid Abdil Wahhab Asy Syi'rani, semoga Allah memberikan kita manfaat dg beliau.

Bahwa siapa saja yg membiasakan dirinya untuk membacakan dua bait ini pada tiap2 jum'at,  Niscaya Allah akan mematikannya dalam Islam tanpa keraguan.

Dua bait tersebut ialah

إِلَهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً  *   وَلاَ أَقْوَى عَلىَ نَارِ الْجَحِيْمِ

فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبيِ  *   فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيْمِ

Sebagian ulama berpendapat bahwa, bait tersebut dibaca sebanyak 5 kali setelah shalat Jum'at sesudah salam dg posisi duduk masih tahiyat akhir.

Selamat mengerjakan !!!!!

Referensi
1. Kitab hasyiah bajuri juz 1 cet beirut
2. Kitab ianatut thalibin juz 2 cet taha putra





FITNAH WAHABI & FITNAH SYI'AH TERHADAP AHLUSSUNNAH

Oleh: Safwatillah Al Asyi

Dulu Saat Alm. syeikh ramdhan Al bouthi menjabat sebagai mufti Suriah, beliau juga di tuduh Syi'ah.

Hal ini krn beliau berhasil melakukan skak matt terhadap ubo wahabi AL BANI dg mengarang beberapa judul kitab untuk menolak faham Wahabi termasuk faham wahabi ISIS khawarij.
Diantara kitab beliau yg beejudul AS SALAFIYAH & ALA MAZHABIYAH


Namun krn mereka tidak berhasil membungkan syeikh ramdhan, mereka pun membunuh syekh ramdhan dg Bom saat halaqah pengajian agama berlangsung.

Sekarang para pengekor ISIS dan wahabi unyu2 mengatakan jika seikh adnan  mufti suriah sekarang juga sbg Syi'ah.

Hal ini krn beliau menolak faham wahabi ISIS khawarij dan membongkar kebrobrokan isis yg sebenarnya.

Tak luput dr itu, ulama2 kharismatik Aceh juga di caci, namun mereka tidak berani melabelkan syi'ah kpd para ulama, krn watak rakyat aceh adalah org yg patuh kpd Ulama.

Dan ingatlah,!!

Di saat kalian membongkar kesesatan WAHABI SURURI dan WAHABI JIHADIS
maka siap2 lah kalian akan di tuduh syi'ah

Begitu pula sebaliknya, jika kalian membongkar kedok syi'ah imamiyah seperti IJABI di indonesia, maka siap2lah kalian akan di tuduh WAHABI.

Yg namun hakikatnya, WAHABI & SYI'AH sama2 sesat dan menyesatkan.


MENIPU ATAS NAMA KHILAFAH



👉 Mari kita melihat dan membaca isi Hadis Nabi tentang masa masa KHILAFAH.

تكون النبوة فيكم ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها ثم تكون خلافة على منهاج النبوة فتكون ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها إذا شاء الله أن يرفعها ثم تكون ملكا عاضا فيكون ما شاء الله أن يكون ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها ثم تكون ملكا جبرية فتكون ما شاء الله أن تكون ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها ثم تكون خلافة على منهاج النبوة ثم سكت

“Adalah Kenabian  itu ada di tengah-tengah kamu sekalian, yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang menempuh jejak kenabian, yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Kekuasaan yang menggigit (Mulkan A'adhan), yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Kekuasaan yang memaksa (Mulkan Jabariyah), yang ada atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya, apabila Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang menempuh jejak Kenabian. Kemudian beliau (Nabi) diam.”

🔔MARI KITA LIHAT PENJELASAN ULAMA TENTANG HADIS INI

👇👇👇👇👇
1. Masa kenabian,,
Ini sudah kita ketahui, hanya ada pada masa Rasulullah.

2. Khilafah 'ala minhajin nubuwah,,
Yakni khilafahnya 4 khalifah dg beberapa hadis yg walaupun secara langsung tidak nabi sebutkan mereka, yaitu khalifah abu bakar, umar, usman dan Ali.

3. Mulkan A'adhan (kekuasaan yg menggigit),
Ulama berpendapat jika masa ini di mulai setelah habisnya khilafah saidina Ali hingga sampai kehancuran turki ottoman.

Maka walaupun muawiyah dan abbasiyah serta usmaniyah di namakan khilafah, yg tentunya digolongkan kpd mulkan, hal itu krn masa tersebut tidak lagi  terterap sistem khilafah secara sempurna.

4. Mulkan jabariyah.
Yakni masa kekuasaan yg memaksa, inilah masa yg disebut ummat islam bagai buih di lautan, masa ini di mulai setelah hancurnya turki usmani sampai kelak baiatnya imam mahdi.

5. Khilafah ala minhaj nubuwah (KHILAFAH AR RASYIDAH )
inilah khilafahnya IMAM MAHDI.
Hal ini sebagaimana banyaknya hadis nabi yg membahas masalah imam mahdi dan ke khilafahannya.

Maka jika ada yg mengatakan kalau ISIS atau sejenisnya ingin membangun khilafah, jangan pernah percaya, krn mereka adalah penipu.

Hakikatnya, dalam dunia Islam hanya ada 2 KHILAFAH ALA MINHAJ NUBUWAH,
1. Khilafahnya sahabat yg 4
2. Khilafahnya imam mahdi.

✊ TUNGGULAH KHILAFAH YG BENAR
Yakni KHILAFAH AL MAHDI






BAG I SEKTE SYI'AH & CABANGNYA

BAG I
FIRQAH SESAT DAN MENYESATKAN DALAM ISLAM.
1. SEKTE RAFIDHAH (رافضة) &  CABANG-CABANGNYA

Oleh Safwatillah Al-Asyi

Faham Rafidhah sudah muncul pada masa Saidina Ali Ra masih hidup. Mereka dikenal dg sekte RAFIDHAH GHULAT  SABAIYAH, Sebagian adalah org2 yg menganggap Saidina Ali sebagai Tuhan dg mengatakan "engkau adalah Tuhan". Kemudian Saidina Ali membakar mereka, namun beliau tidak membakar pemimpin mereka Abdullah bin Saba' akan tetapi Saidina Ali membuangnya ke daerah lain. Firqah ini telah dinyatakan keluar dr islam oleh para Ulama krn firqah tersebut menyatakan saidina Ali sbg tuhan.

Kemudian setelah Saidina Ali wafat, Rafidhah semakin banyak yg kemudian lahirlah cabang2 kpd 3 bagian, yakni
1. ZAYDIYAH,
2. IMAMIYAH,
3. KAISANIYAH
Ke Tiga cabang ini saling mengkafirkan satu sama lain.

Untuk sekte Ghulat Sabaiyah (rafidhah dasar/syi'ah ortodok) sudah sepakat seluruh ulama mereka di hukumi kufur, berbeda dg zaidiyah dan imamiyah mereka tidak semua di hukumi kufur, namun secara keseluruhan mereka dinyatakan SESAT & MENYESATKAN.

Dari ke tiga cabang ini, maka lahir lagi cabangnya:
1. ZAIDIYAH, terpecah menjadi 3 kelompok:
- Jarudiyah
- Sulaimaniyah/ Jaririyah
- Butriyah

2. IMAMIYAH, terpecah menjadi 15 kelompok:
- Muhammadiyah
- Baqiriyah
- Nawawisiyah
- Syamaithiyah
- Imariyah
- Ismailiyah
- Mubarakiyah
- Mausuwiyah
- Qath'iyah
- Itsna 'Asyariyah
- Hisyamiyah
- Zarariyah
- Yunusiyah
- Syaithaniyah
- Kamiliyah

3. KAISANIYAH, terpecah menjadi 2:
Secara garis besar kolompok ini hanyalah sekte MUKHTARIYAH, namun kelompok ini berselisih faham dalam hal imam mereka, maka lahirlah dua golongan.
- mendakwa jika muhammad hanafiyah masih hidup (kekal).
- sudah meninggal dan ada penggantinya.

Maka jumlah sekte RAFIDHAH/SYI'AH sebanyak 20 sekte,

Dan Insya Allah akan kami sampaikan satu persatu tentang pokok2 pemikiran dan aqidah mereka yg bathil dg berbentuk BAG yg mungkin mencapai 22 BAG INSYA ALLAH.

semoga Allah melindungi kita dr sekte2 yg sesat dan menyesatkan ini. Amin ya rabbal alamin.


Ss adalah kitab AL-FARQU BAINAL FIRAQ



Halaman selanjutnya

Selasa, 23 Oktober 2018

I'TIQAD 7O BAG III



Sifat yg ke 5 dr sifat 20:

5. قيامه بنفسه lawannya احتياج الى محل او محدث

Masih dalam sifat salbiyah yakni qiyamuhu binafsihi.

Qiyamuhu binafsihi maknanya Allah Berdiri dg Sendirinya (dg Zat Allah sendiri).
Dalam artian Allah Ta'ala tidak membutuhkan Apapun baik tempat maupun makhluq.

Lawan dr sifat ini ialah ihtiyaju ila mahal aw muhdis, artinya Allah butuh kpd tempat atau butuh kpd makhlud (ciptaanNya sendiri).

LAGI-LAGI DG SIFAT INI MAKA TERTOLAKLAH AQIDAH MUJASSIMAH YG MENGATAKAN ALLAH BERTEMPAT DI ARASY.

DALAM HAL INI MEREKA MENJUAL NAMA SALAF, PADAHAL PARA ULAMA SALAF BERLEPAS DIRI DARI MEREKA MUJASSIMAH (MUSYABBIHAH / WAHHABIYAH).

Dalil qiyamuhu binafsih
Dalil Aqli
Jika seandainya Allah membutuhkan tempat atau membutuhkan makhluq, maka berarti Allah itu sama seperti makhluq yg membutuhkan tempat dan makhluq. Padahal Allah dg Makhluq itu berbeda.
Maka mustahil Allah membutuhkan tempat atau makhluq.

Dalil Naqli
ان الله لغنى عن العالمين
"Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (Tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam" (Al Ankabut ayat 6).


Sifat yg ke 6 dr pd sifat 20 yg wajib pada haq Allah Ta'ala

6. وحدنية  lawannya تعدد

Wahdaniyah merupakan sifat salbiah yg ke 5 yakni yg terakhir.

Wahdaniyah ialah Esa Allah Ta'ala, baik pada zat, sifat maupun perbuatanNya.

Dalam Artian Allah Ta'ala itu zatnya hanya satu, begitu pula sifat dan perbuatan Allah yg Esa, dg makna tidak ada yg sama dg zat, sifat dan perbuatan Allah Ta'ala.

Lawan dari wahdaniyah ialah ta'addud, artinya Allah ta'ala lebih dr satu, baik pada zat, sifat dan perbuatan.
Dan ini mustahil pada Allah Ta'ala.

Dalil

Dalil Aqli.
Jika seandainya Allah itu dua, maka akan terjadi perselisihan diantara mereka.
Jika merekapun sepakat, tentunya berarti mereka lemah, krn memerlukan kpd yg satu lagi. Maka mustahil Allah itu dua atau lebih.

Dalil Naqli
قل هو الله احد
"Katakanlah Hay Muhammad bahwa Allah itu Satu"
Q.s. al ikhlash ayat 1


Senin, 22 Oktober 2018

I'TIQAD 70 BAG II



Sifat Yang Wajib Pada Allah dan Yg Mustahil Serta Dalil Aqli dan Dalil Naqli

2. قدام (qidam) lawannya adalah حدث (baharu)

Qidam merupakan sifat salbiyah, yakni sifat untuk menolak hal yg tidak layak terhadap Allah Ta'ala.

qidam adalah sedia , sedia maksudnya ialah wujudnya Allah tidak mengikat karena zaman yg telah lalu, dalam artian Allah itu ada tanpa di dahului oleh tiada.

Atau lebih tepatnya makna qidam ialah
لا اول لوجود الله تعالى
Tiada permulaan bg wujudnya Allah.

Sedangkan hudus maknanya baharu, yakni dari tiada menjadi ada, dr ma'dum menjadi Maujud.

Dalilnya:

Dalil Aqli:
Allah merupakan pencipta segala makhluq, jikalau ada makhluq sebelum Allah,  maka berarti Allah itu Baharu (dr tiada menjadi ada), sedangkan baharu merupakan sifat makhluq.
 Maka mustahil Allah bersifat dg sifat baharu, krn Aplah adalah Khaliq (pencipta).

Dalil Naqli:
هو الاول والاخر والظاهر والباطن وهو بكل شيئ عليم
Dialah yg awal dan yg akhir dan yg dzahir dan yg bathin dan DiaNya Allah itu mengetahui dg tiap2 sesuatu.

3. بقاء lawannya فناء

Baqa' juga sifat salbiyah.

Baqa' artinya
لا اخر لوجود الله تعالى
Tiada akhir bg wujud Allah, dalam artian Allah itu Kekal selama-lamanya.

Sedangkan Fana' maknanya binasa, dalam artian suatu saat akan hancur/mati/hilang/Tidak kekal.

Dalilnya:

Dalil Aqli:
Jika seandainya Allah  Fana, maka Allah sama dg Makhluq yakni suatu saat akan mati, jika Allah sudah mati, maka siapa yg akan mengatur alam ini???
Oleh krn itu jika kita mengatakan Allah tidak kekal maka sangatlah mustahil, krn fana itu sifat makhluq, bukankah khaliq dan makhluq itu tidak sama?.

Dalil Naqli:
كل شيئ هالك الاوجهه
Setiap sesuatu akan hancur, kecuali DZAT ALLAH.



4. مخالفته للحوادث lawannya مماثلته للحوادث

Mukhalafah lilhawadits masih termasuk kedalam sifat salbiyah, yakni sifat untuk menolak hal yg tidak layak bagi Allah.

Makna mukhalafatuhu lil hawadits ialah, Allah tidak serupa/ tidak sama dg makhluq.
Tidak serupa dalam segala hal, baik zat, sifat dan perbuatan.

Makhluq Adalah alam, sedangkan makna Alam
 هو ما سوى الله
Yang bukan Allah Ta'ala itulah Alam.

Lawan dr sifat ini ialah mumatsalatu lil hawadis, yakni sama dg makhluq.

Maka dg sifat mukhalafah lil hawadits inilah tertolak faham MUJASSIMAH yakni faham yg menjisimkan Allah (mengatakan Allah berbentuk/bertubuh).
Dan tertolak pula cabang dr faham mujasssimah seperti JAHWIYAH yg menetapkan Arah (atas) bg Allah.
Mungkin lebih tepatnya sekarang dinamai WAHHABIYAH.

Dalam kitab HASYIYAH AD DUSUKI pada pembahasan sifat mukhalafatuhu lil hawadits halaman 83 dijelaskan:

واعلم ان من اعتقد ان الله جسم كالاجسام فهو كافر
ومن اعتقد انه جسم لا كالاجسام فهو عاص غير كافر
والاعتقاد الحق اعتقاد ان الله ليس بجسم
"KETAHUILAH, Bahwa barang siapa yg meyakini Allah itu berjisim seperti beberapa jisim, maka dia telah kafir.
Dan barang siapa yg meyakini Allah itu berjisim namun tidak seperti jisim yg lain maka dia telah bermaksiat tanpa kafir.
Dan keyakinan yg benar ialah yg meyakini Allah itu tidak berjisim".

Sedangkan masalah JAHWIYAH yakni faham yg menetapkan arah (atas) bg Allah, para ulama berbeda pendapat dalam menghukumi mereka kafir,, namun pendapat yg muktamat mereka tidak kafir.

Dalil tentang mukhalafah lil hawadits.

Dalil Aqli
Jika seandainya Allah serupa dg makhluq, sebagaimana kita tahu bahwa makhluk itu baharu, artinya suatu saat akan binasa, maka Allah juga baharu sbb Allah sama dg Makhluq.

Sedangkan Allah itu tidaklah baharu, sebab Allah itu bersifat dg sifat baqa' dan qidam, Sedangkan sifat makhluq berobah2 dan binasa.
Maka mustahil Allah sama dg makhluq.

Dalil Naqli
ليس كمثله شيء وهو السميع البصير
Allah tidak serupa dg sesuatu apapun, dan Allah itu maha mendengar lagi maha melihat.

Not:
Kaf (ك) yg terdapat dalam ayat diatas adalah kaf ziyah, kaf ziyadah disana tidak diartikan, jika diartikan akan berakibat fatal.

Jika kita artikan maka artinya SEPERTI MISILNYA ALLAH (Allah memiliki Misil).
Maka pengartian seperti ini sangatlah bathil (tertolak).



KESESATAN AQIDAH SYI'AH

Secara bahasa Syi’ah berarti pengikut, sedangkan pengertian Syi’ah yang sebenarnya adalah orang-orang yang mengkuti Saidina ‘Ali kwj dan kelurga nabi, mereka mengatakan, pemimpin sesudah Rasulullah adalah Saidina ‘Ali kwj dan khalifah yang lebih berhak sesudah Nabi Muhammad wafat adalah Saidina ‘Ali kwj.

            Tidak lengkap kita membicarakan Syi’ah tanpa menyebutkan nama Abdullah bin Saba’. Karena  dengan peran dan jasanyalah syi’ah berkembang. Dialah sebenarnya sutradara berkobarnya fitnah terhadap Saidina Usman bin Affan.
            Abdullah bin Saba’ adalah seorang pendeta Yahudi dari Yaman yang berpura-pura masuk Islam pada masa akhir pemerintahan Khalifah Usman ra. Dan Dialah orang yang pertama kalinya mengatakan bahwa Saidina ‘Ali menerima wasiat dari Nabi Tentang jabatan Khalifah, dan beliau akan kembali kedunia ini untuk menghukumi lawan-lawannya, dan Ibnu Saba’ adalah orang yang pertama kali memaki-maki tiga khalifah sebelum ‘Ali dan sahabat-sahabat Nabi yang lain.
            Dalam buku berjudul “Mengapa Kita Menolak Syi’ah’ Halaman 30 dijelaskan. Dasar-dasar Arkanul Iman menurut faham Syi’ah Imamiyah Itsinaa ‘Asyariyah adalah:
1.      Percaya kepada Ke-Esaan Allah
2.      Pecaya kepada Keadilan
3.      Percaya kepada Kenabian
4.      Percaya kepada Imamah
5.      Percaya kepada Hari Ma’ad/Kiamat
Imamah ialah pemimpin yang berhak sesudah Rasulullah wafat. Mereka meyakini dengan konsep Imam Dua Belas. Berikut nama-nama Imam Dua Belas menurut faham Syi’ah Imamiyah Itsinaa ‘Asyariyahsebagaiman yang tertulis dalam Tafsir Wal Mufassirun Jilid 3 halaman 23-25:
1.      Ali bin Abi Thalib ( Wafat Tahun 40 H )
2.      Hasan bin Ali (lahir 3 H, wafat 50 H)
3.      Husain bin Ali (lahir 4 H, wafat 61 H)
4.      Ali bin Husain/Zainal Abidin (lahir 38 H, wafat 95 H)
5.      Muhammbad Al Baqir bin Ali Zainal Abidin (lahir 57 H, wafat 114 H)
6.      Ja’far Shadiq bin Muhammad Al Baqir (lahir 80 H, wafat 148 H)
7.      Musa Al Kadzim  bin Ja’far Shadiq (lahir 128 H, wafat 183 H)
8.      Ali Ar Ridha bin Musa Al Kadzim (lahir 153 H, wafat 203 H)
9.      Muhammad Al Jawad bin Ali Ar Ridha (lahir 195 H, wafat 220 h)
10.  Ali  Al Hadi bin Muhammad Al Jawad (lahir 214 H, 254 H)
11.  Hasan Al ‘Uskari bin Ali Al Hadi (lahir 231 H, wafat 260 H)
12.  Muhammad Al Mahdi bin Hasan Al ‘Uskari/ Imam Mahdi (mulai bersembunyi Tahun 260 H sampai sekarang)
Kalau kita memakai logika kita, pada adat mungkin tidak seorang hidup  lebih 1000 tahun??
            Pada permasalahan Imam Mahdi, ini juga berbeda dengan Hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Turmizi, Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya yang mengatakan Imam mahdi adalah keluarga Nabi, namanya seperti nama nabi dan nama bapaknya seperti nama bapak Nabi yakni Muhammad bin Abdullah. Sedangkan Imam Mahdi menurut syi’ah bernama Muhammad Bin Hasan Al ‘Uskari.
            Muhammad Husain Adz Dzhabi dalam kitabnya berjudul “Tarsir Wal Mufassirun” jilid 2 halaman 8 dijelaskan:
Kemasyhuran Kaum Syi’ah ialah dengan empat macam, yaitu Maksum, Al Mahdi, Raj’ah dan Taqiyah.
1.      Maksum: Yakni mereka meyakini yang bahwasanya para Imam Dua Belas mereka terpelihara dari dosa besar dan dosa kecil. Hal ini berbeda dengan faham Ahlussunnah Wal Jama’ah yang hanya menganggap maksum kepada para Nabi dan Rasul Allah.
2.      Imam Mahdi: Yakni mereka meyakini kelak Imam Mahdi akan Keluar untuk menegakkan keadilan dan memasuki tempat para Imam.
3.      Raj’ah: Mereka mengiktikad bahwasanya pada saat Imam Mahdi sudah zahir, maka Nabi Muhammad saw, Ali, Hasan, Husain bahkan seluruh Imam akan bangkit lagi ke dunia ini untuk mengadili Abu Bakar dan Umar untuk di qishaskan, Kemudian mereka semua wafat lagi dan akan hidup kembali pada Hari qiyamat.
4.      Taqiyah: Adalah berbohong dan ini merupakan Asas bagi mereka kaum syi’ah dan satu juzu’ dari pada bagian agama untuk mendustakan manusia, bahkan ada yang mengatakan, Taqiyah merupakan seper tiga dari agama menurut mereka. Hal ini terus mereka lakukan sebelum keluar Imam Mahdi dari tempat persembunyiannya.
Banyak sekali akidah syi’ah yang menyimpang dan berbeda dari Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah. Dan banyak pula akidah syi’ah yang membawaki kepada kekufuran, diantaranya sebagaimana yang telah disebutkan dalam kitab “Tuhfatur Raghibin” halaman 9:
1.      Mereka mengiktikad, bahwa Saidina Ali kwj turun dari langit dengan bentuk awan ketuhanan dan kemudian menyerupai manusia. Kemudian Dia mengerjakan beberapa pekerjaan ketuhanan lalu naik lagi kelangit. Iktikad yang seperti ini adalah iktikad kaum Nasrani.
2.      Mereka menganggap, bahwa Saidina Ali yang sepatutnya menjadi Nabi. Malaikat Jibril Membawa wahyu kepada Muhammad adalah suatu kesalahan. Maka iktikad semacam ini dapat membawaki kepada kekufuran, karena bertentangan dengan Nash Al-Qur’an
وما محمد الا رسول
3.      Mereka mengiktikad, bahwa saidina Ali itu bermusyarikat dengan Muhammad pada kenabian.
4.      Mereka mengiktikad, bahwa khalifah yang semestinya adalah Saidina Ali dan seluruh keturunannya, dan mereka juga melaknat Abu Bakar, Umar, Usman dan sahabat Nabi yang lainnya.
5.      Mereka mengiktikad, bahwa ruh apabila sudah keluar dari satu badan, maka akan masuk kedalam lembaga yang lain (tubuh).
6.      Dan sebagian dari pada iktikad mereka, bahwa Saidina Ali akan kembali lagi kedunia ini seperti dahulu, dan akan menuntut balas segala lawannya. Dan beliau sekarang berada di awan, guruh dan kilat adalah suara ancamannya. Kaum syi’ah saat terjadi gemuruh dilangit dan petir, maka mereka menjawab عليك السلام يا امير المؤمنين sebagaimana yang tertulis dalam Tafsir Wal Mufassirun.

AMALAN AGAR SELAMAT IMAN KETIKA SAKARATUL MAUT

🔔 FAEDAH🔔 فائدة عن سيدى عبد الوهاب الشعرانى نفعنا الله به أن من واظب على قراءة هذين البيتين فى كل يوم جمعة توفاه الله على الإسلام م...